Makna dan TaarufApa itu Taaruf? Ingat saja bahwa makalah ini selesai terlebih dahulu, dan kemudian Anda akan mengerti: D. Jika Anda mencari belahan jiwa dan telah menemukan istri yang cocok sebagai pasangan hidup, Anda bahkan tidak mencintai dan berkencan, teman! Itu tidak benar. Apa yang harus saya lakukan? Jalan yang benar adalah Taaruf. Taaruf adalah proses untuk mengenal calon pasangan yang akan kita nikahi. Tapi jangan salah paham arti taaruf ini. Mereka berbicara dengannya tanpa mahramnya. Apalagi jika Anda bepergian bersama. Itu salah Taaruf.

Taaruf sejati yang kamu bawa ke rumah wanita itu. Pastikan dia ditemani orang tuanya. Kemudian Anda melihatnya dengan jelas. Mereka dapat bertanya tentang orang tua mereka tentang mereka. Silakan mencari informasi tentang dia yang perlu Anda ketahui. Pada tahap ini, tentu saja, Anda memintanya untuk masuk, sehingga Anda tidak ragu untuk mengatakan ini dan itu kepada orang tuanya.

Sebaliknya, Anda juga harus memberikan informasi yang dibutuhkan keluarga darinya. Mungkin mereka mengajukan pertanyaan tentang kemampuan Anda untuk mendukung putri Anda. Anda harus menjawab dengan jujur. Jawab apa adanya, jangan di atas. Karena kaulah yang harus repot. Anda akan sibuk mencari alasan untuk menutupi hal-hal yang tidak benar yang Anda transmisikan.

Pikirkan juga, Anda memiliki niat baik untuk Taaruf, yang nantinya bisa melamar dan akhirnya menikah. Namun, jika Anda tidak berbohong, misalnya tentang penghasilan Anda, agar lamaran selanjutnya diterima. Bagaimana proses selanjutnya (melamar dan menikah) menjadi lancar dan penuh berkah saat memulai kebohongan?

Mereka juga memikirkan bagaimana perasaan istrimu saat dia menikah. Jika Anda tahu apa yang Anda katakan tentang penghasilan, itu ternyata bohong. Apa yang ingin Anda katakan, coba? Sejujurnya. Semua orang suka orang yang jujur, termasuk dia dan orang tuanya. Anda lebih suka mengatakan apa itu.

Jadi, apa yang diminta dari orang tuanya, jawab saja dengan jujur. Tuhan ingin, itu akan jauh lebih baik. Yakinlah bahwa kejujuran mengarah pada kebaikan dan kebaikan ke surga. Rasulullah (saw) mengingatkan

"Benar-benar jujur, itu mengarah pada kebenaran, dan kebenaran mengarah ke surga. Sebaliknya, penipuan itu mengarah ke kejahatan, dan kejahatan ini mengarah ke neraka." (Dilaporkan oleh Bukhori dan Muslim).

Jika Anda memulai tairuf yang baik ini dengan kejujuran, insya Allah, yang berikutnya akan diyakinkan dan diberkati. Sekalipun Anda tidak menyarankannya, karena ada sesuatu yang tidak cocok pada masa Taaruf, tidak ada masalah. Saya harap Anda masing-masing nantinya menemukan pasangan hidup yang lebih cocok. Tidak ada yang sia-sia jika semuanya dilakukan sesuai dengan aturan Allah dan Rasul-Nya. Jika Tuhan menghendaki, semuanya akan menghasilkan buah untuk kebaikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here